Secara etimologi kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha
ke – wira- usaha – an
Imbuhan ’ke – an’ adalah sesuatu yang terkait atau sifat/karakteristik hal tertentu.
Wira : kesatria luhur kesatria(orang yang berani; pelindung rakyat; jujur; bertanggung jawab), luhur (tinggi; mulia; keinginan yang terbaik)
Usaha : daya-upaya daya (kekuatan/kemampuan yang dimiliki) upaya ( cipta karsa : idea/gagasan/pemikiran dan tindakan/aktivitas untuk menghasilkan sesuatu)
Wira : kesatria luhur kesatria(orang yang berani; pelindung rakyat; jujur; bertanggung jawab), luhur (tinggi; mulia; keinginan yang terbaik)
Usaha : daya-upaya daya (kekuatan/kemampuan yang dimiliki) upaya ( cipta karsa : idea/gagasan/pemikiran dan tindakan/aktivitas untuk menghasilkan sesuatu)
Konsepsi Kewirausahaan
- Kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different) (Drucker, 1959).
- Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan (usaha) (Zimmerer, 1996).
- Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (start-up phase) dan perkembangan usaha (venturegrowth) (Soeharto Prawiro, 1997).
- Kewirausahaan adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru (creative), dan sesuatu yang berbeda (innovative) yang bermanfaat memberikan nilai lebih.
- Kewirausahaan adalah usaha menciptakan nilai tambah dengan jalan mengombinasikan sumber-sumber melalui cara-cara baru dan berbeda untuk memenangkan persaingan.
- Wirausaha adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis; mengumpulkan sumber-sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dari padanya dan mengambil tindakan yang tepat guna memastikan sukses (Geoffrey, 2002)
II. OBJEK STUDI KEWIRAUSAHAAN
1. Mengenal kebutuhan dan keinganan berusaha
2. Tujuan dalam berwirausaha
3. Motivasi Diri
4. Inovasi
5. Sumber Daya Usaha
6. Studi Kelayakan Bisnis
7. Perencanaan Usaha
8. Resiko Dalam Usaha
9. Menjadi wirausaha baru
III. MEMAHAMI KEBUTUHAN DAN KEINGANAN BERUSAHA
Mengenal Kebutuhan Moslow membagi kebutuhan manusia kedalam 5 (lima) kebutuhan yang berjenjang dari setiap orang.
Pemenuhan setiap orang pada masing-masing kebutuhan akan berbeda tergantung seberapa besar kepuasan yang diinginkan. Pemenuhan tersebut juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan psikologis seseorang.
Mengenal keinginan anda :
1. Siapa saya?
2. Apa posisi yang saya di lingkungan?
3. Apa kebutuhan saya?
4. Mengapa saya butuh?
5. Kapan kebutuhan tersebut terpenuhi?
6. Dimana dapat terpenuhi kebutuhan saya?
7. Bagaimana memenuhi kebutuhan tersebut?
- Apakah ada pilihan untuk memenuhi kebutuhan?
- Pilihan mana yang dapat saya penuhi?
- Sumber daya apa yang dibutuhkan? dan apa yang ada, yang dapat dimanfaatkan?
- Apa aktivitas saya menunjang pemenuhan kebutuhan?
- Apa saja yang harus saya lakukan untuk memenuhi kebutuhan?
ko ga dilanjutkan Pa..??
BalasHapus